You may have to Search all our reviewed books and magazines, click the sign up button below to create a free account.
Imam Al-Ghazali (may God's mercy be on him) wrote in his book The Beginning of Guidance: You should not neglect your time or use it haphazardly; on the contrary you should bring yourself to account, structure your litanies and other practices during each day and night, and assign to each period a fixed and specific function. This is how to bring out the spiritual blessing (baraka) in each period. But if you leave yourself adrift, aimlessly wandering as cattle do, not knowing how to occupy yourself at every moment, your time will be lost. It is nothing other than your life, and your life is the capital that you make use of to reach perpetual felicity in the proximity of God the Exalted. Each of your breaths is a priceless jewel, since each of them is irreplaceable and, one gone, can never be retrieved. Do not be like the deceived fools who are joyous because each day their wealth increases while their life shortens. What good is an increase in wealth when life grows ever shorter? Therefore be joyous only for an increase in knowledge or in good works, for they are your two companions who will accompany you in your grave when your family, wealth, children, and friends stay behind.
Expanding the series, Shaykh Adil Al-Haqqani presents his lectures and offers guidelines to developing heightened spiritual awareness and overcoming negative influences that impede happiness.
The book aims to dispel misconceptions surrounding Shia Islam, addressing common misunderstandings and doubts. It provides comprehensive answers to questions, offering a clearer perspective on Shia beliefs and practices.
Dari aku, Anita Nindiani Putri Wirabrata. Seseorang yang dulu sangat percaya, kini tergantikan dengan aku yang sangat kecewa. Luka lama, kenangan pahit, dan kenyataan yang pilu, semua itu menamparku. Kasih sayang, perhatian, dan didikanmu selama ini hanyalah penipuan semata! “Lenyaplah kau, Andreas dan Agnesia!” Dor!!! Membela kebenaran dan menjunjung tinggi untuk almarhum kedua orang tuaku adalah hal yang aku lakukan saat ini. “Mau kau keluarga, sahabat, ataupun kerabat. Jika kau melenyapkan nyawa kedua orang tuaku! Kau juga harus lenyap!”
This publication is a compilation of statements by the Bahrain Freedom Movement (BFM) between 1994 and 2001. These statements and press releases aimed to inform the world about the events in the country. Many statements were lost and could not be found anywhere, while others were found in very poor condition due to the inadequate archiving system. Bahrain Archive Center has made a significant effort to gather these statements from various sources. All statements have been digitized, and advanced technology and artificial intelligence were utilized to extract text from paper statements. This compilation is a documentation of the events in Bahrain in the 1990s which will provide an insight into the political dynamics that will eventually shape the future of the country.
2011 Updated Reprint. Updated Annually. Saudi Arabia Industrial and Business Directory
Kalau Anda melihat jaket ijo plus motor sedang lewat, apa yang ada di benak Anda? Yap, ojek online. Layanan yang saat ini sedang hype abis. Gimana engga hype, lha wong ojek online itu menyediakan hampir segala layanan. Antar orang, antar makanan, antar barang, hampir semua deh. Kecuali mengantarkanmu ke pelaminan. Eh. Nah, dalam dunia perojolan, ada istilah ngetem, alias momen menunggu orderan atau nunggu penumpang. Pas ngetem, ada saja 'kelakuan' para driver. Dari yang main game online, curhat soal penumpang sampai curhat soal rumah tangga. Namanya manusia, ada saja ceritanya. Ada manis, ada asin, ada-ada aja deh. Heuheu. Hasil interaksi itu membuat Hanif tertarik untuk menulisnya. Interaksi dengan sesama rekan ojol, interaksi dengan penumpang hingga ide-ide atau lamunan liar lainnya. Kebanyakan sih, berisi ide liar dan hasil interaksi Hanif dengan penumpangnya. Mengapa interaksi dengan penumpang? Yha karena dia nganter penumpang, masak nganter sesama temen ojol? Heuheu. Penasaran apa itu? Temukan jawabannya di buku ini.
The Rarity of Me, dirimu dan orang lain pasti punya warna pelangi yang berbeda, langka, dan unik. Ini cerita tentang sebuah mimpi, kisah cinta, dan pengalaman hidup yang terurai ke dalam bait-bait puisi. Menyeretmu masuk dan tenggelam dalam permainan kata, hingga tersadar bahwa dirimu berharga. Beberapa juga terdapat kutipan pemantik untuk membangkitkan gairah dalam melukis asa.
Pemikiran Fathul H. Panatapraja dalam buku ini tidak sekadar terkait dengan pandangan filosofis atas berbagai persoalan kehidupan duniawi dengan segala kompleksitasnya seperti filsafat, pendidikan, politik, ekonomi, sastra, kebudayaan, dengan nilai-nilai moralitasnya, melainkan membahas pula masalah eskatologi dalam kaitan dengan asal-usul kejadian yang disebut Sangkan Paraning Dumadi. Dalam kupasan Sangkan Paraning Dumadi, dengan gambaran metaforik tentang ikan teri – ikan hiu – pertapa tua, Fathul menguraikan asalusul kejadian yang tidak lain dan tidak bukan adalah Tuhan yang tidak dapat dijangkau dengan pikiran tetapi bisa dicapai dengan semadi dan hening. Sebuah telaah bersifat sufistik yang penuh simbolisasi dan gambaran metaforik.