You may have to Search all our reviewed books and magazines, click the sign up button below to create a free account.
Banyak orang menginginkan kebahagiaan dan kesuksesan, namun pada saat masalah datang, mereka sering kali tidak mampu melewatinya. Padahal tanpa masalah, hidup tidaklah seindah pelangi. Bersyukurlah jika masih diberi masalah, karena ada banyak pelajaran yang dapat diambil dari setiap masalah. Fokus menghadapi masalah adalah cara terbaik untuk menyelesaikan masalah. Jangan sekali-kali menundanya. Kita sering meremehkan masalah dan akhirnya lupa mencari jalan keluarnya. Ah, masih ada besok, sekarang waktunya bersenang-senang. Padahal, bangun rumah tidak akan mungkin berdiri jika kita hanya berharap bahwa rumah itu akan cepat selesai. Bagaimana bisa cepat selesai jika hanya berdiam diri dan tidak berusaha untuk membangunnya? Jadi, jika Anda ingin cepat menyelesaikan masalah, maka sebaiknya bergegaslah untuk bangkit. Buku ini dapat membantu Anda untuk mencari jalan keluar dalam menghadapi dan mengatasi beragam masalah yang sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Berbekal dari buku ini, kita termotivasi untuk mengubah pola pikir menjadi lebih baik dalam mengambil setiap keputusan agar tidak mudah putus asa.
Utsman bin Affan adalah sosok penyabar yang mampu menahan diri dari kemewahan dunia hingga dia berhak dijanjikan surga. Selain itu, dia juga dikenal sebagai pemuda yang dekat dengan Rabb-Nya, serta dicintai oleh Nabi-nya. Pada siang hari Utsman memanfaatkannya untuk menjalankan ibadah puasa. Kemudian, pada malah hari dia gunakan untuk mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. Pada masa kehiduoannya, Utsman terkenal sebagai Muslim yang dermawan dan kaya. Bahkan, setiap hari jumat dia berikhtiar untuk membebaskan hamba sahaya. Pada waktu mekah dilanda paceklik, dia tampil terdepan untuk membantu umat. Lalu, ketika Madinah juga diterpa paceklik, dia menyedekahkan sumur rumah dengan percuma. Melalui huku ini , pembaca dapat meneladani kesalihan khalifah yang bergelar Dzunnurain, Sang Pemilik Dua Cahaya , karena Utsman mendapat kehormatan untuk menikahi dua putri Rasulullah, Ruqayyah dan Ummu Kultsum. Di masa kepemimpinannya , ia berijtihad membukukan Al-Qur'an dengan standar yang dikenal sebagai " Mushaf Utsmani" . Mari simak kisah Utsman bin Affan r.a selengkapnya dalam buku ini. Selamat membaca.
Reprint of the original, first published in 1836.