You may have to Search all our reviewed books and magazines, click the sign up button below to create a free account.
Pintu terbuka bukalah pintu ketika kau ingin melihat dunia tutuplah pintu ketika hujan badai di luar sana
Kumpulan puisi ini dibuat oleh para siswa kelas XII SMA Taruna Nusantara Angkatan ke-31. Puisi-puisi tersebut berupa cerita-cerita berbait yang sesuai dengan kreativitas masing-masing. Ada puisi yang berdasarkan pengalaman pribadi atau fiktif belaka. Tema-tema puisi di dalam buku ini berbeda-beda, tergantung dari pemikiran atau ide masing-masing siswa.
Antologi puisi ini adalah antologi kepekaan kita kepada segala benci, rindu, dendam, sabar, bahagia, dan kecewa. Apa yang dirasa terkadang tidak dapat diungkapkan melalui tindakan, butuh kekuatan penuh dan segala konsekuensi dalam bertindak. Namun, melalui tulisan, apa yang terpendam telah tersalurkan dengan bijak. Manusia hanya bisa menerima apa yang harus dia terima. Kidah-kisah aku, kamu, dan mereka akan mewakili diri untuk menjadi lebih sempurna. Aku adalah pribadi yang penuh dengan intrik-intrik kehidupan. Segala problematikan tentang aku telah mewakili arti kehidupan sebagai manusia lemah yang harus terus bertahan dan bersabar. Segala ungkapan rasa tentang aku mengiringi derasnya sendu...
Pancasila sebagai dasar negara menjadi sendi utama dalam pembentukan karakter bangsa. Masyarakat Indonesia adalah masyarakat yang plural dengan semboyan Bhineka Tunggal Ika, berberda-beda tetap satu jua. Dengan kondisi inilah, perlu adanya landasan ideologi mental yang kuat yang dapat menyatukan keberagaman ras, budaya, dan suku. Melalui Pancasila terbentuk manusia yang berketuhanan, berperikemanusiaan, adil dan beradab, bersatu, demokratis, dan berkeadilan sosial. Konsep ini termaktub dalam butir-butir Pancasila sebagai dasar filsafah bangsa. Melalui pemahaman terhadap butir-butir Pancasila, diharapkan kepada masyarakat Indonesia untuk dapat mengimplementasikannya ke dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini bertujuan untuk mewujudkan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Judul : Untaian Memory Penulis : Sri Winarni,A.Ma.Pust., Barokad,S.Pd.Sd.,M.Pd., Kholimah Sugiwanti,S.E., Andriyani,S.Pd., Endah Septiani., Ismuriati,A.Md., Siti Nur Khasanah,SS, Siti Chotimah, S.Sos, S.Pd., Dwi Fatmawati,S.Pd., Ari Pratiwi Ratnasari, Ika Yuda Dewi,A.Md., Dewi Ayu Kusuma Ningtyas,S.Ag., Ferdita Bunga Parsudarini,S.Pd., Yuni Sri Astuti, Fitriyani,S.Pd., Viki Oktaviani Kharisma, Umi Hanik Komariyah,S.Pd.I., Mulyanto,S.Pd.I., Sri Nuryati,S.Pd., Juliana,S.Pd., Dhyaning Nuswari Hariyadi Putri,S.S, Dyah Fatmawati,S.IP., Yunita Priyastuti, Muslikhah, S.Pd.I Ukuran : 14,5 x 21 cm Tebal : 148 Halaman Cover : Soft Cover No. QRCBN : 62-2066-6661-117 SINOPSIS Dalam buku berjudul “ UNTAIAN MEMORI “ ini mengisahkan tentang pengalaman pribadi penulis. Sebagian besar pengalaman saat bekerja dan mengelola perpustakaan . Banyak cerita suka dan duka yang dibagikan penulis . Buku ini sangat bagus untuk dibaca, selain menceritakan pengalaman juga dapat memberi pengetahuan bagi pembanya.
Buku ini berisikan keberadaan PJJ di masa pandemi yang dianggap membawa banyak perubahan positif dan negatif. Buku ini juga mengangkat masalah pendidikan semasa PJJ. Tidak hanya itu, buku ini merupakan curahan hati seorang pendidik dalam menyiasati PJJ selama pandemi ini.
Empati merupakan suatu bentuk sikap diri dalam mengidentifikasikan keadaan atau pikiran yang sama dengan orang lain. Empati pertama ini merupakan ide dasar setiap helaan nafas dengan bertujuan merenungkan perasaan dan keadaan orang lain ke dalam suatu titik. Tersusun rapi dalam untaian kalimat yang entah bagaimana harus dimaknai oleh setiap insan. Kharisma setiap kehidupan terkadang tak dapat diungkapkan dengan lisan, tetapi terkadang manusia bisa meluapkannya melalui pena. Ketika pena memuntahkan semua perasaan hati. Terlalu getas pena ini menahan. Semua kata yang didapat dari mata, hidung, mulut, telinga telah berakhir pada empati hati untuk mengisbatkan kebenaran sesuatu. Tak bisa berlaku banyak, hanya dengan pena ini, berharap naluri terus terajut sebagai mahar kehidupan. Selamat menikmati beragam empati melalui hati, mencernalah sebelum dicerna. Karena hati yang berempati, selalu menciptakan insani terpuji, mampu beradaptasi, dan tentunya mampu saling mengasihi.
Kumpulan cerita ini dibuat oleh para siswa kelas XII SMA Taruna Nusantara Angkatan ke-31. Cerita tersebut berupa cerita pendek yang sesuai dengan kreativitas masing-masing. Ada cerita yang berdasarkan pengalaman pribadi atau cerita fiktif belaka. Tema-tema cerita pendek di dalam buku ini berbeda-beda, tergantung dari pemikiran atau ide masing-masing siswa.
Buku pertama di Indonesia yang menyajikan pengetahuan umum bahasa Indonesia terlengkap (sesuai kurikulum) yang sering digunakan oleh pelajar baik SD, SMP, maupun SMA, mahasiswa, dan umum. Harapannya, tidak hanya pengetahuan umum sosial, sains, dan bidang lainnya saja yang dikuasai, tetapi bahasa Indonesia yang kita gunakan pun juga bisa diketahui asal-muasal pembentukan dan cara penggunaannya yang benar. Buku Jogja Bangkit (Galangpress Group) ini merupakan sarana panduan yang tepat bagi pengajar, pelajar, mahasiswa, atau siapa pun yang ingin mendalami kecintaan terhadap bahasa Indonesia. BANTUK KATA - MAKNA KATA - KATA SERAPAN - KALIMAT PENYAMBUNGAN ANTARKALIMAT - UNSUR TERIKAT DAN LAIN-LAIN. UNGKAPAN - RAGAM BAHASA - PARAGRAF - EJAAN BAHASA INDONESIA. PIDATO - WAWANCARA - BERITA - KESASTRAAN - PANTUN. PANTUN ANAK-ANAK - PANTUN OANG MUDA. PANTUN ORANG TUA - PANTUN JENAKA DAN TEKA-TEKI. SYAIR - GURINDAM - MAJAS DAN GAYA BAHASA - PERIBAHASA
Substansi-substansi yang dibahas dalam buku ini mencakup hal-hal sebagai berikut: BAB I Pendahuluan. BAB II Teori Hukum Sebagai Landasan Hukum Bagi Pengaturan Tenaga Kesehatan Akupunktur Terapis. BAB III Teori Hukum Sebagai Ratio Legis Rekonstruksi Pengaturan Tenaga Kesehatan Akupunktur Terapis Dalam Perspektif Hukum Kesehatan. BAB IV Prinsip-prinsip Hukum Dalam Implementasi Perlindungan Hukum Terhadap Tenaga Kesehatan Akupunktur Terapis dan Konsep Hukum Rekonstruksi Tenaga Kesehatan Akupunktur Terapis Berdasarkan Hukum Kesehatan Indonesia. BAB V Kesimpulan dan Saran Penulis.