You may have to Search all our reviewed books and magazines, click the sign up button below to create a free account.
Ini merupakan kumpulan materi ceramah, khotbah, dan diskusi yang pernah penulis sampaikan dalam beberapa kesempatan. Risalah ini hanya sebagian dari semua materi yang pernah penulis ungkapkan. Namun dalam proses moderasi buku ini, tulisan-tulisan tersebut telah di lengkapi dengan beberapa literatur-literatur tambahan, sehingga banyak yang diisi dengan kajian-kajian terbaru. Buku ini terbagi dalam dua bagian utama. Pertama adalah pergolakan pemikiran yang terjadi dalam proses pencarian dan penjelajahan literatur yang telah penulis geluti sekian lama menjadi mahasiswa. Bagian kedua buku ini adalah kata-kata penulis seputar politik kebangsaan yang terjadi, ketika mulai mengikuti perkembangan dinamika kebangsaan dan politik nasional. Sebagai sebuah upaya untuk memahami realitas yang terjadi di tengah-tengah kehidupan kebangsaan, keumatan dan ke-Indonesiaan.
Buku ini adalah buku hasil dari telaah penulis terhadap persoalan gerakan Mahasiswa dan lebih khusus gerakan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) yang perlu untuk disiram kembali dengan sentuhan keilmuan. Buku ini adalah hasil dari bacaan penulis yang penulis susun tanpa referensi tapi tetap berlandaskan pada apa yang penulis baca. Kecuali pada kajian khusus, penulis mencoba menjelaskan ijtihad gerakan Muhammadiyah, sebagai model gerakan dakwah yang berkesinambungan, dari sejak Muhammadiyah berdiri hingga konsep tentang Islam berkemajuan. Sebelum menulis buku ini, penulis melakukan kajian dan menelaah beberapa buku-buku yang menjadi sumber bacaan penulis sehingga terinspirasi menulis buku ini. Buku ini secara umum hanya membahas masalah ideology gerakan IMM dan posisi IMM dalam kehidupan sebagai civil cociety. Pembahasan ini menyangkut pula permasalahan-permasalahan IMM dalam menghadapi dinamika organisasi. Namun pada intinya, buku ini sebagai pesan kepada kader IMM, bahwa mereka adalah seorang intelektual muda dengan tanggungjawab moral yang besar, dan tanggungjawab itu adalah tanggungjawab yang diberikan Allah sebagai hakikat keberadaannya sebagai khalifah Allah di muka bumi.
Tema hukum, konstitusi & demokrasi secara historis lahir dari suatu hobi menulis, yang ingin selalu turut serta guna memberikan referensi/alternatif pendapat yang objektif dan aktual dalam setiap dinamika kehidupan ketatanegaraan, yang selalu berkembang dan problematik. Dalam perjalanan panjang bangsa Indonesia, dari fase sebelum kemerdekaan, fase kemerdekaan, maupun pasca merdeka, selaras dengan zonasi siklus kekuasan pada masa orde lama, orde baru, masa reformasi, maupun pasca reformasi hingga saat ini, ketiga topik sebagaimana dimaksud dalam naskah publikasi ini, yaitu HUKUM, KONSTITUSI & DEMOKRASI selalu menghiasi perjalanan bangsa di setiap siklusnya. Hampir tidak dapat dipisahkan, baga...
When studying, especially at higher levels, a great deal of time is spent reading. Academic reading should not be a passive activity, but an active process that primes to the development of learning. Reading for learning requires an aware effort to make links, understand opinions, research and apply what you learn to your studies.
This English module containes conversation, grammar, exercise, dialogue of English that can help the reader to improve their english skill, especially speaking skill. Hopefully, this english module can help the readers to expand their knowledge about english studying.
When students from a Muslim boarding school were convicted for the 2002 terrorist bombings in Bali, Islamic schools in Southeast Asia became the focus of intense international scrutiny. Some analysts have warned that these schools are being turned into platforms for violent jihadism. Making Modern Muslims is the first book to look comparatively at Islamic education and politics in Southeast Asia. Based on a two-year research project by leading scholars of Southeast Asian Islam, the book examines Islamic schooling in Malaysia, Indonesia, Thailand, Cambodia, and the southern Philippines. The studies demonstrate that the great majority of schools have nothing to do with violence but are undergo...
Role of Muhammadiyah in the development of politics in Indonesia.
Summary: "Since the rise of the Taliban and Al Qaeda, the traditional Islamic schools known as the madrasa have frequently been portrayed as hotbeds of terrorism. For much longer, the madrasa has been considered by some as a backward and petrified impediment to social progress. However, for an important segment of the poor Muslim populations of Asia, madrasas constitute the only accessible form of education. This volume presents an overview of the madrasas in countries such as China, Indonesia, Malayisia, India and Pakistan."--Publisher description.