You may have to Search all our reviewed books and magazines, click the sign up button below to create a free account.
SUATU sore yang masih panas di hari Jumat, Sang Presiden itu akhirnya mundur dari jabatannya. 27 tahun lebih 6 bulan ia memerintah dengan tangan besi yang menyala. Di hari ke-14 demonstrasi rakyat, ia menyerah. Hari itu kekuasaannya usai sudah. Aksi mogok makan telah membuat 412 pemuda pingsan. Rumah sakit penuh. Tak kuat dengan desakan negara-negara jiran, Sang Presiden diktator mengumumkan pengunduran dirinya: “Demi rakyat yang selalu saya cintai. Saya mengundurkan diri sebagai presiden, menyerahkan jabatan saya pada Partai Oposisi Rakyat untuk mengambil alih pemerintahan. Terima kasih, Rakyatku.” Rakyat bergembira sore itu. Pesta digelar di segenap pelosok negeri. Jalan raya dipenuhi ...
Aku pernah belajar membenci hidupmu. Berusaha pula menikmati duniaku. Tapi, cinta dan benci memang seperti sebuah uang logam. Satu sisi tidak bisa hilang, dan sisi lain tak pernah ada tanpa sisi sebaliknya. Sekarang, aku sudah siap menyusulmu kembali. Siap menanggalkan pakaian dunia. Mencarimu di sela-sela belantara dan rimba, di perkampungan kumuh bersama gembel-gembel itu. Kau mesti segera tahu. Kerinduan yang tak terperi, bisa membuatku melakukan apa pun untukmu. Misalnya masuk ke dalam dunia yang gelap tanpa peta, mencarimu, dengan kemungkinan bertemu yang nyaris tak ada lagi. BUKU INI BERISI BEBERAPA KISAH YANG SUSAH KAMU BAYANGKAN BAGAIMANA PERMULAAN DAN AKIHRNYA.
Buku ini merekam dentam panggung musik dan detak diskusi literasi di pergelaran tahunan MocoSik Festival pada tahun 2018 di Yogyakarta. “Puisi itu Membuat saya bahagia. Saya mencoba membagi kebahagiaan dengan orang lain.” – Sapardi Djoko Damono, Penyair “Menulis adalah mencurahkan perasaan dengan terlebih dahulu direnungkan. Kata-kata akan berbicara lebih bila direnungkan dahulu: itu yang disebut sebagai proses kreatif.” – Seno Gumira Ajidarma, Prosais “Konser Festival MocoSik 2018 yang memadukan buku dengan lagu ini bagus. Kita mengajak semua anak-anak remaja untuk kembali ke buku. Giat dan gemar membaca buku. Dengan buku, kita akan tambah pengetahuan dan cepat mengingatnya. S...
Pada 2004, Khrisna memang menganggit sebuah kumpulan puisi. Kala itu, Di Matamu [Tak] Ada Luka dicetak terbatas sebagai mahar bagi kekasihnya, Aurora Masyitoh. Dengan demikian, Pohon Duka Tumbuh di Matamu adalah kumpulan puisi pertamanya yang disajikan ke khalayak penyuka puisi. Ada 120 sajak yang terhimpun di dalam buku ini dan ditata ke dalam lima bagian, yakni: Tentang Rindu yang Menabahkan dan Menubuhkan Kasihku; Tentang Luka dan Segala yang Suka Kubaca Diam-diam; Tentang Seseorang dan Sesuatu yang Menetap di Kepalaku; Tentang Kopi dan Pahit yang Kerap Kita Sesap Bersamaan; Tentang Tuhan dan Gerutu Doa yang Tak Habis-habis Kulafalkan. Sajak-sajak dalam buku ini dibangun dari satu pondasi...
Cerita kehidupan Keraton Yogyakarta sudah banyak dituliskan dalam pelbagai judul buku. Tapi tidak kisah di beranda belakangnya. Khususnya hayat hidup masyarakat di Kelurahan Patehan yang terdiri dari Ngadisuryan, Taman, Nagan, dan Patehan. Proses penulisan buku ini adalah kolaborasi yang melibatkan remaja-remaja Patehan dengan melibatkan sekira 80 narasumber yang seluruhnya warga sendiri dalam sekuen waktu 6 bulan. Dilihat dari prosesnya, buku ini pastilah buku sejarah lokal yang dihimpun dan dituturkan oleh warganya sendiri. Sebuah pencatatan dari dalam. Sekaligus, buku ini menjadi salah satu tonggak bahwa cerita kampung bisa dihidupkan oleh warganya sendiri. Ini suatu ikhtiar yang kuat untuk memberi makna pada ruang dan subyek anonim yang selama ini samar.
Zine ini berisi beberapa tulisan tentang Sastra, Punk dan Media Alternatif. Juga berisi tips menulis, mengedit naskah dan mempublikasikannya. Sastra Punk dan Media Alternatif—3 Seksinya Penerbitan Indie—9 Daya Pikat Buku yang Menjual—15 Catatan Singkat Soal Logika Penyuntingan Naskah—18 Sesungguhnya Anda Tak Pernah Membaca Karya Nonfiksi—21
George Orwell konon adalah salah satu penulis dunia yang paling banyak dibaca karyanya. Ada dua karya George Orwell, yang paling banyak dibaca, Animal Farm dan 1984. Dua karya ini selain sangat popular sebagai karya satire, juga mendapat kecaman dari berbagai pihak. Orwell dinilai menunjukkan wajah yang berbeda dalam karya dan pandangan politik yang kerap ia tegaskan dalam wawancara atau obrolannya. Barangkali itu yang membuatnya jadi penulis yang kontroversial sekaligus banyak dibicarakan. Selain dua novel itu, sebelumnya Orwell juga pernah menulis sebuah novel semi otobiografi yang tak kalah bagusnya. Down and Out in Paris and London, terbit dalam bahasa Indonesia sebagai Terbenam dan Ters...
Eep Saefulloh Fatah: Zaman Heri Latief Sampul majalah Time edisi 25 Desember 2006–1 Desember 2007 itu agak berbeda dengan sampul edisi khusus Person of the Year tahun-tahun sebelumnya. Biasanya pada sampul edisi khusus semacam itu kita akan mendapati gambar seorang atau sekelompok orang yang dipandang Time layak ditokohkan tahun itu. Namun, untuk edisi akhir 2006 itu tak ada sepotong pun wajah di sampul Time. Alih-alih, yang kita sua adalah gambar monitor komputer personal. Khusus pada bagian layar monitornya, cetakan dibuat khusus menyerupai cermin. Walhasil, siapapun yang memegang sampul majalah itu akan melihat pantulan wajahnya sendiri di layar monitor komputer itu. Ya, hanya itulah ya...
dengan buku ini aku melamarmu, manisku. aku tak bisa apapun. badanku ringkih, napasku pendek. tapi aku selalu belajar menulis lebih baik, menjadikan menulis sebagai semua yang penting dalam hidupku. kupersembahkan tulisan ini, seluruh hidupku. sebaik yang aku mampu. untukmu. terimalah aku. akan kucoba kuat membahagiakanmu. menemani derita, sakit, sedih dan marahmu. terimalah segala miskin dan kayaku. segala baik dan burukku. tuhan tahu, aku mencintaimu. *** Disclaimer: Buku ini adalah salinan digital dari mahar pernikahan Irwan Bajang bersama Anindra Saraswati. Dicetak hanya satu eksemplar dan versi digitalnya dibagikan gratis bagi siapa saja.
Sebuah zine berisi panduan menulis pada penulis-penulis besar dunia seperti Ernest Hemingway, Edgar Allan Poe dll.