You may have to Search all our reviewed books and magazines, click the sign up button below to create a free account.
History, political, cultural, and economic development towards brighter future in Indonesia; collection of articles.
"Museum bukanlah gudang tempat menampung benda-benda mati yang membosankan dan bukan pula tempat menyimpan barang rongsokan yang tak berguna. Di dalam museum, kita bisa menemukan kisah panjang perjalanan sejarah. Kita bisa belajar soal kejayaan , kegemilangan, masa keemasan bahkan kepedihan , keruntuhan, serta keterpurukan sebuah bangsa. Dari museum pula kita bisa mendapatkan banyak pesan sakral, pikiran, ide kreatif, cita-cita, dan karya fenomenal. Buku ini mengabadikan tempat-tempat wisata penuh edukasi. Edi Damyati mengupas secara mendetal 47 museum di Jakarta, mulai dari museum yang sudah tenar, museum yang samar-samar kita ketahui keberadaannya, sampai museum ""ajaib"" yang nyaris tak pernah kita dengar. Ayo, kita buktikan bahwa Jakarta benar-benar kota yang bertabur museum!"
This is an odd book. An extensive and sometimes annotated bibliography, it is not a book in the sense of a narrative. However, if treated as a book in the traditional sense it leads the reader through a broad spectrum of feelings of amazement, curiosity and desire: amazement about the sheer volume, richness and detail of theliterature on Batavia/Jakarta; curiosity about the contents of certain publications or series of publications with attractive titles; and a feeling of desire immediately to begin an investigation into one of the appealing subjects stumbled upon while leafing through. The bibliography contains over 5000 titles classified into 42 broad subject categories. The vast majority of the publications consists of books, but the number of articles is also very substantial. Most of these titles (3500) were produced after 1950. The larger part of the publications are written in Indonesian, Dutch, and to a lesser extent English. But also publications in such languages as French, Chinese, German, Japanese, Russian, and many others were listed. Indexes of authors, of subjects and of titles make this bibliography easily accessible.
None
None
buku ini berisi tentang koleksi-koleksi terbaik museum di Indonesia.
Includes entries for maps and atlases.
KAIN IBU SYAITAN – A. DARWISY Hari pertama Azham bekerja di Muzium Tekstil Negara, dia sudah diganggu dengan perkara-perkara aneh. Bukan dia seorang saja, tetapi hampir semua pekerja di dalam muzium itu turut merasai pengalaman yang menakutkan. Kemuncaknya, adalah pada program Denai Malam yang dianjurkan oleh Jabatan Muzium Malaysia. Apa yang terjadi pada malam itu? Apa pula kaitannya dengan siri kejadian seram yang menimpa mereka sebelum ini? Benarkah muzium itu berhantu atau ada cerita di sebaliknya yang mereka tidak tahu? “Setiap yang lama itu, ada penjaganya...” CANANG ANISAH – SUZANI NADZIR Satu tugasan yang diterima membawa sekumpulan ahli arkeologi ke Gua Cha. Perjalanan merek...