You may have to Search all our reviewed books and magazines, click the sign up button below to create a free account.
Explaining the basis and true nature of Sufism and the concept of the Messenger within, this text seeks to moves beyond ideology to the methodology of meditation. It emphasizes practical Sufi meditation whose purpose is to achieve a life of love, beauty, and hope.
Terlatih selama lima belas tahun dalam bidang meditasi dan penyembuhan, Soraya mengupas secara komperehensif aspek historis, teoretis, dan praktis meditasi dalam agama-agama, terutama meditasi sufi. Melalui meditasi, penjelajahan diri terjadi. Semua nabi mendakwahkan penjelajahan diri ini. Pesan itu abadi dan tidak hanya dimiliki tradisi, sekte atau agama tertentu, melainkan meliputi semuanya. Soraya juga mengajak kita untuk kembali kepada praktik meditasi yang sebenarnya. Lebih dari sekadar untuk mengencangkan otot, meraih kesaktian, melatih konsentrasi, atau menyembuhkan stres dan AIDS—sebagaimana dipraktikkan di dunia modern. "Buku ini hendak membuktikan, jalan menuju ketenangan dan kebahagiaan tersimpan di dalam batin kita masing-masing. Jenis bantuan apa pun yang diperoleh dari luar, bahkan yang terbaik dan yang paling tidak beresiko sekalipun, hanyalah bersifat sementara. Luka, misalnya, harus mulai diobati dari dalam. Pengobatan medis diterapkan untuk menghindari infeksi, tetapi tumbuhnya kembali jaringan otot baru adalah proses penyembuhan yang terjadi dari dalam (batin). Diterbitkan oleh Penerbit Serambi Ilmu Semesta" (Serambi Group)
None
“Tombo ati iku ono limo perkoro,” begitu kira-kira kata Opick, yang dikutip dari lirik lagu gubahan Sunan Bonang. Ternyata hati kita itu memerlukan obat, yakni obat spiritual. Kenapa hati kita memerlukan obat? Karena hati adalah segumpal darah yang diciptakan oleh Allah dengan sifat yang mudah bolak-balik. Sampai Rasulullah meminta kepada Allah untuk diberi ketetapan hati, “Allahumma mushorrifal quluub shorrif quluubanaa ‘ala tho’atik” [Ya Allah, Dzat yang memalingkan hati, palingkanlah hati kami kepada ketaatan beribadah kepada-Mu!] (HR. Muslim no. 2654). Manusia adalah makhluk paling sempurna yang diberi akal (otak) dan nafsu (hati). Kemuliaan tidak hanya diperoleh lewat otak (kecerdasan, prestasi akademik, IQ), namun hati ikut berpartisipasi (EQ). Untuk menyeimbangkan hati, diperlukan obat (SQ). Buku ini mengarahkan pembaca untuk mencapai keseimbangan hati melalui obat yang sudah diajarkan oleh Rasulullah agar kita sebagai umatnya menjadi “khairul bariyyah” (insan terbaik).
Untuk menjadi pemenang, mulailah dari perkara yang kecil-kecil. Mulailah dari dirimu sendiri. Dan, mulailah dari sekarang. Sebab, untuk menjadi pemenang, apalagi untuk meraih kehidupan yang tenteram itu tidaklah gampang. Kamu mesti bekerja keras untuk mewujudkannya.Bersama buku ini, kamu akan segera mengetahui cara-cara yang paling tepat untuk meraih ketenteraman hidup dan menjadi seorang pemenang sejati. Kamu juga akan memperoleh pengetahuan ihwal cara melejitkan segudang potensimu. Jadi, segera baca buku keren ini! * “Orang yang sudah mampu melakukan introspeksi diri (muhasabah) niscaya akan mendapatkan empat predikat, yaitu sebagai ahli taubat, sabar, syukur, dan arif.” —K.H. Choer Affandi, Pendiri Pesantren Miftahul Huda, Manonjaya, Tasikmalaya.
"Tidak bergairah? Bawaannya mood buruk sejak pagi hari? Tidak bahagia melakukan rutinitas kerja? Selalu cemas dan ketakutan? Make Your Life Happy! Hidup dalam ketidakbahagiaan akan membuat kita sakit-sakitan dan cepat tua. Padahal hidup itu hanya sekali, masak tidak diisi dengan hal-hal positif yang menggembirakan. Walau memang kehidupan bagaikan roda yang berputar, tapi kita bisa meminimalisir ketidakbahagiaan kita. Buku ini akan memberikan langkah demi langkah yang dapat membantu Anda mengeksplorasi keadaan hidup Anda pada saat ini, nilai seberapa bahagia Anda dan temukan cara yang benar-benar bisa mendatangkan lebih banyak kebahagiaan. Ayo seManga, Manhua & Manhwat dan segera pencet tombo...
Kehidupan dimulai dari tarikan napas pertama hingga embusan napas terakhir. Kesibukan yang tak henti terkadang membuat kita melupakan bahwa sesungguhnya perjalanan kehidupan senantiasa bergulir bersama tarikan dan embusan napas. Kadang kita tidak lagi menyadari betapa pentingnya napas hingga kita tersadarkan saat kita mulai mengalami berbagai masalah kesehatan. Tidak banyak orang yang menyadari atau diajarkan bagaimana napas dapat mentrasformasi diri kita. Di buku ini, Ineke & Dinari menceritakan perjalanan dan pengalaman healing yang mereka alami melalui napas. Perjalanan yang juga membawa mereka menjadi fasilitator breathwork trauma release. Buku ini dimunculkan untuk mengajak para pembaca kembali menyadari bahwa napas adalah anugerah istimewa. Napas tidak hanya menghidupkan tubuh fisik namun juga menghubungkan kita dengan Sang Illahi. Dalam sehari, kita menarik dan mengembuskan napas sebanyak lebih kurang 20.000 kali, dan dalam setiap siklus pernapasan ini kita sesungguhnya telah diberi kesempatan yang tidak terbatas untuk memanfaatkannya secara optimal.
Bagaimana Cak Nun bisa tetap produktif dan energik hingga usianya saat ini dengan segala kesibukan yang seakan tak ada habisnya? Jika mendiskusikan tentang sosok Cak Nun, pertanyaan di atas adalah yang sering dilontarkan orang. Mereka yang tetap sehat hingga usia senja tentu sangat banyak, kita bisa dengan mudah menemukannya di sekeliling kita. Begitu pula dengan para tokoh yang usianya di atas Emha dengan fisik bugar juga masih teramat banyak. Sosok Emha menjadi menarik karena kehidupan yang dijalaninya penuh produktivitas dan kreatif, tetapi sangat jauh dari pakem standar kesehatan modern. Berawal dari pertanyaan besar di atas, dr. Ade Hashman, Sp.An.—dokter spesialis anestesi, yang sela...
Judul : Mengurai Benang Kusut Covid-19 Penulis : Susanto Al-Yamin, Andri, SH, MH, Iwandi, S.Pd, Juliana N., S.Pd, Rinaldo, S.Ag, Julia, S.Pd, Fakhrurrozi, SH, Intania Safitri, ST, Hendrizal, S. Sos, Dahlia Mustika Ukuran : 14,5 x 21 cm Tebal : 140 Halaman No ISBN : 978-623-6233-48-1 Sudah setahun lebih Pandemi Covid-19 melanda dunia, termasuk Indonesia. Hingga kini, Covid-19 belum menunjukkan tanda-tanda akan berakhir dalam waktu dekat. Covid-19 benar-benar telah menjadi ancaman serius dan menyebabkan kehidupan masyarakat menjadi sulit. Hampir setiap sendi kehidupan terdampak oleh virus yang ditemukan akhir tahun 2019 ini. Dampak buruk yang terjadi akibat Covid-19 nampaknya sudah seperti ben...
Semua inspirasi berupa kalimat dalam buku 'Sadar Penuh Hadir Utuh' ini saya dapatkan secara gratis dari alam semesta. Untuk itu, silakan bagi siapa pun yang ingin mengutip sebagian atau seluruh inspirasi di buku ini. Bahkan, bila ada yang sudah membeli dan merasa sudah selesai membaca buku ini, tolong pinjamkan buku ini kepada siapa pun yang ingin membaca tapi belum membeli. Saya akan ikut berbahagia, karena memang berbagi kebaikan inilah tujuan utamanya. Jangan ragu pula untuk tidak mencantumkan nama saya sebagai penulis buku ini saat mengutip sebagian atau seluruh inspirasi di buku ini. Silakan saja jika ingin mengganti nama penulis dengan namamu. Bagi saya sebagai penulis buku ini, pesan bijak yang semakin banyak dan luas terbagikan lebih penting daripada nama saya sebagai penulis harus tercantumkan. - Adjie Silarus - -TransMedia-