You may have to Search all our reviewed books and magazines, click the sign up button below to create a free account.
Dunia yang kita huni saat ini semakin sesak dan dipenuhi tensi. Mulai dari negara, korporasi, hingga individu, semuanya memiliki suara untuk mempromosikan perdamaian atau perang, secara eksplisit maupun implisit. Meskipun perang terbuka adalah situasi yang kita semua hindari, namun persoalan keseimbangan kekuasaan tidak pernah lekang dimakan zaman.
Dunia yang kita huni saat ini semakin sesak dan dipenuhi tensi. Mulai dari negara, korporasi, hingga individu, semuanya memiliki suara untuk mempromosikan perdamaian atau perang, secara eksplisit maupun implisit. Meskipun perang terbuka adalah situasi yang kita semua hindari, namun persoalan keseimbangan kekuasaan tidak pernah lekang dimakan zaman.
Dunia yang kita huni saat ini semakin sesak dan dipenuhi tensi. Mulai dari negara, korporasi, hingga individu, semuanya memiliki suara untuk mempromosikan perdamaian atau perang, secara eksplisit maupun implisit. Meskipun perang terbuka adalah situasi yang kita semua hindari, namun persoalan keseimbangan kekuasaan tidak pernah lekang dimakan zaman.
Dunia yang kita huni saat ini semakin sesak dan dipenuhi tensi. Mulai dari negara, korporasi, hingga individu, semuanya memiliki suara untuk mempromosikan perdamaian atau perang, secara eksplisit maupun implisit. Meskipun perang terbuka adalah situasi yang kita semua hindari, namun persoalan keseimbangan kekuasaan tidak pernah lekang dimakan zaman.
Dunia yang kita huni saat ini semakin sesak dan dipenuhi tensi. Mulai dari negara, korporasi, hingga individu, semuanya memiliki suara untuk mempromosikan perdamaian atau perang, secara eksplisit maupun implisit. Meskipun perang terbuka adalah situasi yang kita semua hindari, namun persoalan keseimbangan kekuasaan tidak pernah lekang dimakan zaman.
Dunia yang kita huni saat ini semakin sesak dan dipenuhi tensi. Mulai dari negara, korporasi, hingga individu, semuanya memiliki suara untuk mempromosikan perdamaian atau perang, secara eksplisit maupun implisit. Meskipun perang terbuka adalah situasi yang kita semua hindari, namun persoalan keseimbangan kekuasaan tidak pernah lekang dimakan zaman.
Dunia yang kita huni saat ini semakin sesak dan dipenuhi tensi. Mulai dari negara, korporasi, hingga individu, semuanya memiliki suara untuk mempromosikan perdamaian atau perang, secara eksplisit maupun implisit. Meskipun perang terbuka adalah situasi yang kita semua hindari, namun persoalan keseimbangan kekuasaan tidak pernah lekang dimakan zaman.
Dunia yang kita huni saat ini semakin sesak dan dipenuhi tensi. Mulai dari negara, korporasi, hingga individu, semuanya memiliki suara untuk mempromosikan perdamaian atau perang, secara eksplisit maupun implisit. Meskipun perang terbuka adalah situasi yang kita semua hindari, namun persoalan keseimbangan kekuasaan tidak pernah lekang dimakan zaman.
Happy to meet again, Armory Reborn friends! May you all always be healthy, happy and enthusiastic. This September is a special month. Indonesia is hosting the 43rd ASEAN Summit in Jakarta, 5-7 September 2023. As Chair of ASEAN this year, Indonesia carries the theme ASEAN Matters: Epicentrum of Growth. This theme underlines ASEAN's important role for the regional and world economy. This ASEAN Summit was not only attended by ASEAN leaders. But also present were the leaders of partner countries, such as China, India, South Korea, Japan, New Zealand, Australia, the Russian Federation and the United States. Last August, President Jokowi also attended the BRICS summit in Johannesburg, South Africa...
Dunia yang kita huni saat ini semakin sesak dan dipenuhi tensi. Mulai dari negara, korporasi, hingga individu, semuanya memiliki suara untuk mempromosikan perdamaian atau perang, secara eksplisit maupun implisit. Meskipun perang terbuka adalah situasi yang kita semua hindari, namun persoalan keseimbangan kekuasaan tidak pernah lekang dimakan zaman.